SISTEM EVALUASI✨

​Nama : VITIANI

Nim : 12001264


Dalam Sistem evaluasi merupakan suatu informasi suatu kegiatan terencana yang bertujuan untuk memeriksa dan menilai sumber daya di dalam suatu organisasi untuk mendapatkan hasil yang dibandingkan dengan menggunakan tolak ukur tertentu untuk memperoleh hasil mengenai kinerja sumber daya dalam organisasi tersebut. Kemudian sistem ialah merupakan sekelompok elemen-elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan. Sistem juga dapat diartikan sebagai sekumpulan elemen yang saling berinteraksi dan bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan bersama. Sedangkan evaluasi adalah suatu proses merencanakan, memeroleh dan menyediakan informasi yang sangat amat diperlukan untuk membuat alternatif-alternatif sebuah keputusan. Evaluasi tidak terbatas pada aktivitas teknis, melainkan juga non-teknis. Ia digunakan dalam berbagai macam bidang, terutama dalam lingkup perusahaan, proyek ataupun pekerjaan lain yang berhubungan dengan sistem nya. Evaluasi juga dapat diartikan sebagai kegiatan mengumpulkan informasi tentang kinerja manusia, sistem, atau alat yang kemudian digunakan untuk menentukan alternatif terbaik dalam membuat sebuah keputusan. Terdapat beberapa tujuan dari sistem evaluasi pembelajaran yang harus diketahui, yaitu. Pertama, Mendeskripsikan kecakapan para peserta didik sehingga dapat diketahui kelebihan dan kekurangannya dalam berbagai bidang studi atau mata pelajaran yang ditempuhnya. Kedua, mengetahui keberhasilan dari proses dalam pendidikan dan pengajaran di sekolah, yaitu seberapa jauh keefektifannya dalam mengubah tingkah laku para peserta didik ke arah tujuan pendidikan yang diharapkan atau diinginkan. Ketiga yaitu menentukan tindak lanjut hasil dari penilaian, yakni melakukan perbaikan dan penyempurnaan dalam hal program pendidikan dan pengajaran serta strategi dalam pelaksanaannya. Yang terakhir ( keempat ) ialah memberikan pertanggungjawaban dari pihak sekolah kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Tujuan dari evaluasi adalah untuk membuat perbaikan agar pekerjaan selesai sesuai dengan rencana. Hal ini akan memberikan sebuah hasil yang sangat berguna untuk perencanaan lanjutan dengan memperbaiki kekurangan-kekurangan dan kendalanya, baik dalam proses administrasi maupun manajemen.

Ada tujuh hal yang perlu diperhatikan ketika melakukan evaluasi program pembelajaran, sebagai berikut :


1.  Analisis Kebutuhan


Dalam hal ini, analisis yang dilakukan guru untuk membantu mereka dalam mengidentifikasi kebutuhan dan mempermudah mereka dalam menentukan skala prioritas pemecahannya. Analisis yang akan dilakukan guru seperti dalam menentukan kebutuhan siswa, baik secara individu maupun kelompok.


2. Menentukan Tujuan Penilaian


Selain itu, guru juga harus menentukan tujuan penilaian. Tujuan penilaian tersebut harus dirumuskan secara jelas dan tegas, karena berperan penting dalam menentukan arah, ruang lingkup materi ajar, model pembelajaran yang akan digunakan, serta karakter alat penilaian. Tujuan penilaian harus dirumuskan sesuai dengan jenis penilaian yang akan dilakukan guru, seperti penilaian formatif, sumatif, penempatan, atau diagnostik. Adapun rumusan dalam tujuan penilaian harus memerhatikan domain hasil belajar siswa.


3. Mengidentifikasi Kompetensi dan Hasil Belajar


Guru harus mengidentifikasi kompetensi dan hasil belajar siswa sesuai dengan kompetensi yang ada dalam kurikulum yang berlaku, yang dimulai dari standar kompetensi, kompetensi dasar, hasil belajar siswa hingga indikator pembelajaran.


4. Menyusun Kisi-Kisi


Dalam hal ini, penyusunan kisi-kisi yang dipersiapkan guru yaitu terkait penilaian yang relevan dengan materi pelajaran yang sudah disampaikan oleh guru kepada siswa. Fungsi dari kisi-kisi tersebut yaitu sebagai pedoman untuk menulis soal atau merakit soal dalam tes siswa. Kisi-kisi tersebut juga harus disusun berdasarkan silabus, sehingga guru terlebih dulu harus menganalisis silabus sebelum menyusun kisi-kisi.


5. Mengembangkan Draf Instrumen


Draf instrumen penilaian yang disusun guru bisa berupa tes maupun non-tes. Dalam bentuk tes, berarti guru harus membuat soal dengan pertanyaan yang jelas dan terfokus. Sedangkan dalam bentuk non-tes, guru dapat membuatnya dalam bentuk angket, lembar observasi, kegiatan wawancara, dan studi dokumentasi.


6. Uji Coba dan Analisis Soal


Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui soal-soal yang perlu diubah, diperbaiki, bahkan soal yang harus dibuang, serta soal mana yang baik untuk digunakan selanjutnya. Soal yang baik merupakan soal yang sudah mengalami uji coba dan revisi yang didasarkan atas analisis empiris dan rasional.


7. Revisi dan Merakit Soal


Jika soal telah diuji dan dianalisis, maka langkah selanjutnya adalah melakukan revisi yang sesuai dengan proporsi tingkat kesukaran soal dan daya pembeda. Dengan demikian, akan terdapat soal yang bisa diperbaiki dari penyampaian bahasa, pokok soal, ataupun harus direvisi total.


Laporan untuk orang tua siswa. Evaluasi yang diselenggarakan sekolah perlu adanya laporan untuk orang tua siswa, oleh karena itu pelaporan harus dapat mudah dipahami, dan bersifat objektif dan harus menggambarkan tingkat pencapaian siswa.laporan tersebut dapat dilakukan dengan dua cara yaitu : dengan peryataan lulus atau belum lulus dan dengan nilai siswa. Laporan untuk sekolah Selain untuk orang tua, siswa dan guru harus juga membuat laporan untuk sekolah. Sekolah sebagai lembaga yang bertanggung jawab terhadap berlangsungnya proses pembelajaran. Oleh karena itu pihak sekolah berkepentingan untuk mengetahui catatan perkembangan peserta didiknya. Dalam operasionalnya pelaporan untuk sekolah lebih berorientasi dalam membangun penguatan siswa dalam,Mengadakan remidial, Mengadakan pengayaan, Perbaikan pembelajaran yang dilakukan guru, Penilaian kinerja guru oleh kepala sekolah.


        Laporan untuk masyarakat. Laporan kegiatan pembelajaran pada masyarakat merupakan hal yang juga penting untuk dilakukan oleh pihak sekolah karena dapat meyakinkan upaya – upaya yang telah dilakukan sekolah dalam meningkatkan pembelajaran.Tujuan Evaluasi


Pedoman penilaian Depdiknas (2001), menyatakan bahwa tujuan penilaian adalah untuk mengetahui kemajuan belajar siswa, untuk perbaikan, dan peningkatan kegiatan belajar siswa,mengidentifikasi kelebihan dan kelemahan atau kesulitan belajar siswa, serta sekaligus memberi umpan balik untuk perbaikan kegiatan belajar. penialaian secara sistematis dan berkelanjutan untuk: menilai hasil belajar siswa di sekolah, mempertanggungjawabkan penyelenggaraan pendidikan kepada masyarakat dan mengetahui mutu pendidikan disekolah Prinsip Evaluasi


Sistem penilaian dalam pembelajaran hendaknya dikembangakan berdasarkan prinsip – prinsip sebagai berikut : Menyeluruh, Berkelanjutan ,Berorientasi pada indikator ketercapaian Sesuai dengan pengalaman belajar. Aspek Yang Di Nilai



Komentar